Shaf Berjamaah di Antara Tiang Masjid


16 April 2018


AQIQAH SEMARANG – Seperti yang kita ketahui bahwa shalat berjamaah dengan menyambung shaf sangat penting dalam islam, sebagaimana dalam hadist (HR. Bukhari no. 723 dan Muslim no. 433). “Luruskanlah shaf karena lurusnya shaf merupakan bagian dari kesempurnaan shalat.” Lantas, bagaimana shalat apabila di barisan shaf ada sebuah tiang?

jasa aqiqah semarang

paket aqiqah di semarang

Sebagaimana hadist dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ وَصَلَ صَفًّا وَصَلَهُ اللَّهُ وَمَنْ قَطَعَ صَفًّا قَطَعَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ

“Siapa yang menyambung shaf, Allah akan menyambungnya dan siapa yang memutus shaf, Allah Ta’ala akan memutusnya.” (HR. Nasai 827 dan dishahihkan al-Albani)

Dari Muawiyah bin Qurrah dari ayahnya radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan,

كُنَّا نُنْهَى أَنْ نَصُفَّ بَيْنَ السَّوَارِي عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنُطْرَدُ عَنْهَا طَرْدًا

“Dulu, pada zaman Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, kami dilarang membuat shaf di antara tiang-tiang, dan kami jauhi tiang-tiang itu.” (HR. Ibnu Hibban 2219 dan dihasankan Syuaib al-Arnauth).

jasa aqiqah semarang

paket aqiqah di semarang

Bagaimana solusinya?

Bagi jamaah yang shafnya terputus tiang, yang dilakukan adalah:

  1. Jika jarak antara dua tiang itu panjang, misal, tiang pertama mendekati ujung kanan shaf dan tiang kedua mendekati ujung kiri shaf, maka jamaah yang di ujung shaf yang terputus tiang, pindah ke belakang.
  2. Jika jarak antar tiang itu pendek, maka semua jamaah mundur ke shaf belakangnya.
  3. Jika masjidnya sempit, sehingga semua bagian masjid harus diisi jamaah, dibolehkan bagi makmum shalat jamaah diantara shaf, karena ada hajat.

jasa aqiqah semarang

paket aqiqah di semarang

Syaikh Ibnu Utsaimin pernah ditanya tentang hukum shalat diantara tiang.

Jawaban beliau,

الصلاة بين السواري جائزة عند الضيق. أما في حال السعة فلا يصلى بين السواري؛ لأنها تقطع الصفوف.

“Sholat diantara tiang hukumnya boleh jika ruangan masjid terbatas. Namun apabila kondisinya luas maka tidak boleh sholat diantara tiang, karena hal tersebut memutus shaf sholat jamaah.” (Fatawa Arkanil Islam hlm. 310).

Hanya berlaku untuk makmum shalat jamaah

Aturan di atas hanya berlaku untuk mereka yang shalat berjamaah. Karena alasan memutus shaf. Sementara mereka yang shalat sendirian atau sebagai imam, boleh shalat dimanapun di dalam masjid.

Demikian, Allahu a’lam.

jasa aqiqah semarang

paket aqiqah di semarang

sumber : konsultasisyariah.com

Jasa Pembuatan Website